Jakarta - Hacker / Peretas Korea Utara(korut) disebut telah sukses mencuri data rahasia milik Korea Selatan(korsel), termasuk rencana untuk membunuh pemimpin Korut, yaitu Kim Jong-un.
Menurut pihak Korsel, data yang dicuri besarnya mencapai 235 GB, yang berisi sejumlah rencana kerjasama antara Korea selatan dengan Amerika Serikat. Lalu ada juga rencana kontijensi dan informasi infrastrukstur lain milik Korsel.
Serangan cyber pyongyang itu diungkap Rhee Cheol-Hee, seorang anggota parlemen dari partai Demokrat, partai berkuasa di Seoul. Menurutnya, para hacker pyongyang telah berhasil masuk ke jarinan militer Korea Selatan pada september lalu.
Menurut Rhee, data informasi yang di curi sebesar 235 GB itu baru 20%-nya yang sudah teridentifikasi, sementara sisanya belum teridentifikasi berisi informasi apa saja.
Menurut pemerintah Korea Selatan, pyongyang memiliki 6.800 unit spesialis cyberwarfare yang terlatih. Mereka dituduh telah meluncurkan serangan cyber tingkat tinggi, termasuk meretas data tahun 2014 dari Sony Pictures.
hacker. ilustrasi
Sepak terjang hacker korut bukan sekali ini terjadi. Pada bulan Mei lalu, Kementrian Pertahanan Korea Selatan mengatakan korut telah melakukan serangan cyber ke intranet militer Seoul, namun tidak diungkap data apa saja yang bocor.
Namun pihak AS mengaku tetap tenang karena mereka yakin dengan keamanan informasi-informasi rahasia mereka. Seperti rencana operasi, dan kemampuan mereka untuk mengatasi bermacam ancaman dari Korut.




